Archive

Archive for the ‘General’ Category

Hmmm… Sebenarnya ada apa dengan jalur routing di F***

June 19th, 2007

Dini hari ini pas enak-enaknya donlot, tiba-tiba jaringan internetnya putus. Waduh… kenapa ini ???
Coba pake berbagai cara, juga gak mau konek. Apa memang servernya lagi down ? Tapi kok kalo cuman ping keluar kok bisa….
Waduh… jangan-jangan udah ketahuan ada yang pake “underground channel”. Whaaaa…… nangis aku, gak bisa internetan gratis lagee….
Coba traceroute keluar….

traceroute to *.*.*.*, 30 hops max, 38 byte packets
1 10.21.9.5 (10.21.9.5) 316.410 ms 439.832 ms 359.900 ms
2 10.21.8.2 (10.21.8.2) 379.875 ms 319.957 ms 499.840 ms
3 * * *
4 10.10.131.193 (10.10.131.193) 320.961 ms 339.881 ms 398.924 ms
5 * *

Lho, kok beda jalur routingnya. Biasanya pada hop ke 4 pake jalur 10.21.5.1. Waduh, ganti server kali. Yah, kok jadi gini….. :( (
Oke dah… nunggu agak siangan, mungkin bisa lagi. Tapi kan udah ganti routingnya. Coba deh ganti ke nomor yang masih idup buat jalanin internetnya. Setelah ganti dites…. Jalann…. Yahhh…. abislah free internetku … hiks..hiks….
Eits… tunggu dulu…. kok pas ngecek pulsa gak mau konek ke call centre. Wah, ini memang jalurnya lagi bermasalah. Okelah, tunggu beberapa saat kalo udah bisa konek ke call centre, berarti kemungkinan jalur udah normal lagi.
Setelah bisa menghubungi call centre, coba lagi pantang menyerah…. Pake nomor yang udah kadaluarsa, konek lagi ke internet…. Hup…hup…. Horeeee…. nyambung lagi ternyata… :) )
Cek traceroute…. akhirnya normal lagi jalurnya….
Memangnya ada apa yang sebenarnya ????

Gak tau dah…. yang penting internetnya lancar lageee :D
…. tapi juga was-was… :(

admin General

Memilih filesystem yang cocok untuk Flash disk

June 16th, 2007

Karena ingin tahu lebih dalam tentang Linux Live USB, penulis cari-cari informasi tentang filesystem yang cocok dijalankan diatas flash disk. Di artikel wikipedia, di jelaskan bahwa flash memory mempunyai kelemahan dalam hal keterbatasan dalam menuliskan/menghapus data. Untuk tipe NOR memori terbatas sampai 100.000 kali penulisan, sedangkan tipe NAND memori bisa sampai 1.000.000 kali. Namun untuk saat ini desain NOR sudah mengikuti tipe NAND, sehingga ketahanannya hampir sama.

Oleh karena batasan tersebut, beberapa manufacture hardware menambahkan controller untuk menekan/mencegah pemakaian tulis/hapus pada block data yang sama. Teknik ini dinamakan wear levelling, dimana controller tersebut akan menghitung jumlah penulisan dan akan melakukan mapping pada block lain sehingga proses penulisan diupayakan akan mendapatkan jumlah yang sama/merata. Ini mencegah area “hot spot” untuk static file system, dimana pada blok-blok tertentu sering terjadi penulisan data. Selain wear levelling, controller juga menyediakan Bad Block Management(BBM). Jika saat penulisan ditemui error, maka controller ini akan remap blok data penulisan ke blok lain (spare) yang kondisinya masih bagus.

Wear leveling sebenarnya juga diterapkan pada file system driver yang khusus dirancang untuk flash memory ini. Di linux ada 2 filesystem yang dirancang untuk flash memory, yakni JFFS2 dan YAFFS. Untuk saat ini ada filesystem yang sedang dirancang khususnya nanti untuk OLPC, karena tidak memakai HD, yakni LogFs. Namun belum pada tahap stable dan juga belum masuk ke kernel utama Linux. LogFS ini dibuat, karena pada filesystem yang sudah ada saat ini (JFFS dan YAFFS), skalabilitasnya masih linier. Sehingga untuk kapasitas Flash disk yang sekarang ini sudah bergiga-giga, maka untuk waktu mounting akan menjadi lama dan pemakaian memori yang dipakai untuk driver akan semakin besar.

Nah, karena model flash disk saat ini sudah built-in Wear Levelling dan Bad Block Management, penggunaan filesystem untuk menghandle kasus tersebut rupanya tidak terlalu diperlukan lagi. Tapi tidak menutup kenyataan bahwa ada beberapa chip firmware yang masih mengijinkan software untuk menggunakan direct access ke chip flash tersebut dan mengimplementasi Wear Levelling dan Bad Block Management di software driver.

Jadi sekarang scope untuk memilih file system buat flash disk ini mungkin pada feature kemudahan yang bisa dicapai. FAT16/32 mungkin saat ini yang paling banyak dipakai di flash disk. Selain memang native di Windows, Linux juga sudah mempunyai driver stable untuk FAT16/32 ini.

So, kesimpulannya…. pake FAT32 aja….

admin General

Belajar Wordpress – Sebal kalo tampilannya beda antara Firefox ama IE

June 9th, 2007

Ealah… udah coba sebaik mungkin utak-atik layout di firefox, ternyata jadi amburadul di IE. Maklum, baru belajar buat HTML.

Lagian juga gara-gara setting bawaan firefox, jadi ngerasa jadinya pasti sama dengan browser lainnya. Ternyata keliru.

Yang bikin pusing ini juga adanya fasilitas expand/collapse content. Apanya ya yang bikin beda antara dua browser ini. Yah gini ini korban dari ketidak standar’an rendering engine yang ada di masing-masing browser. Takutnya nanti malah di Opera lain lagi. Walahh….

Akhirnya…. expand/collapse dihapus, gak usah aneh-aneh. IEnya bikin aneh. Wis, cukup minimalis aja. Content dibuat putih biar gak kelihatan njomplang di IEnya. Dan juga nantinya gampang buat insert image latar belakang putih. Gak perlu di set background macem-macem buat image.

Ya..ya..ya… Bodo amat.

admin General